Skip to content

  • Home
  • Sulut
    • Pemprov
    • Manado
    • Minahasa
    • Minut
    • Minsel
  • Hukrim
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Olah raga
  • Parlemen
  • Politik
  • Bawaslu/KPU
  • Politik
  • Unima

Wakapolri Tekankan Perubahan Fundamental Polri Lewat Transformasi SDM dan Mapping Permasalahan

admin, 04/10/202506/10/2025

JAKARTA –  Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, M.Hum., M.Si., M.M. menegaskan pentingnya langkah perubahan fundamental di tubuh Polri untuk menjawab tantangan zaman dan harapan masyarakat. Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan evaluasi dan forum pembelajaran transformasi Polri bersama para pakar, Kamis (2/10/2025).

Dalam arahannya, Wakapolri menekankan bahwa perubahan institusi harus berawal dari individu yang ada di dalamnya, terutama melalui penguatan kualitas sumber daya manusia (SDM).

“Organisasi tidak bisa berubah dengan sendirinya. Yang berubah adalah orang-orang di dalamnya. Karena itu, transformasi Polri harus dimulai dari anggota, dari SDM yang memiliki kompetensi, integritas, dan hati nurani,” tegas Komjen Pol. Dedi Prasetyo.

Wakapolri juga menyoroti hasil pemetaan awal yang menunjukkan masih adanya masalah penempatan personel di berbagai level organisasi.

“Kita harus memastikan the right man on the right place. Fakta menunjukkan ada 74 persen penempatan yang belum sesuai. Ini yang akan kita perbaiki dengan percepatan melalui digitalisasi dan sistem pembinaan yang lebih terukur,” ungkapnya.

Menurutnya, sejumlah peristiwa pada Agustus hingga awal September menjadi pelajaran berharga sekaligus momentum perubahan besar bagi Polri. Oleh karena itu, pihaknya bersama tim pakar akan melakukan mapping menyeluruh mulai dari tingkat Polsek, Polres, Polda, hingga Mabes Polri.

“Kami bersama para pakar akan memetakan akar permasalahan fundamental di tubuh Polri. Setelah itu akan disusun langkah-langkah konkret, mulai dari jangka pendek satu bulan, hingga strategi jangka panjang satu tahun ke depan,” jelas Dedi.

Wakapolri menekankan pentingnya transformasi 4K sebagai DNA perubahan, yakni: kurikulum berbasis moral, kaderisasi berbasis talenta, kemampuan keterjalinan emosional, dan kemampuan komunikasi. Empat aspek ini diyakini akan menjadi fondasi Polri yang lebih modern, humanis, dan dipercaya publik.

Dalam kesempatan itu, ia juga mengajak masyarakat untuk melihat proses perubahan Polri secara positif.

“Setiap tekanan harus kita jawab dengan energi balik yang positif, menjadi momentum perubahan. Kami mohon doa dan dukungan masyarakat, karena tanpa Polri yang baik, Indonesia Emas 2045 tidak akan tercapai,” pungkas Wakapolri.

(Wisje)

 

Related Posts:

  • IMG-20250218-WA0000
    Menjaga Bahasa Daerah di Era Digital: Peran…
  • FB_IMG_1728424072688
    Unima Konaspi XI Tahun 2024 di Unesa, Dirjen…
  • FB_IMG_1758630116730
    Prof. Rolly Robert Oroh Resmi Dikukuhkan sebagai…
  • Pejabat Bupati Jemmy Kumendong Buka Kegiatan Rapat Kerja Kabupaten Minahasa Di Walenetou Tondano
    Pejabat Bupati Jemmy Kumendong Buka Kegiatan Rapat…
  • IAN FISH4
    Gelar PKM, Koorprodi IAN FISH Unima Dr Devie Siwij…
  • FB_IMG_1741679128339
    Perdana!! Rektor Joseph Kambey Kukuhkan Enam Guru…
Post Views: 211
Nasional TNI/Polri Wakapolri Tekankan Perubahan Fundamental Polri Lewat Transformasi SDM dan Mapping Permasalahan

Navigasi pos

Previous post
Next post

Berita Terkini

  • RD-Vasung Bahas Program Pembinaan Umat Kristen dengan Kemenag RI
  • Sekda Minahasa Buka Uji Kompetensi dan Evaluasi Kinerja JPT Pratama
  • Wamendagri Bedah Capaian PSN di Minahasa, Koperasi Merah Putih Jadi Fokus Penguatan Ekonomi Rakyat
  • Uskup Manado Mgr. Rolly Untu Pimpin Misa Natal dan Tahun Baru UNIMA, Rektor Tegaskan Kasih sebagai Perekat Persatuan
  • Langkah Tegas Rektor Unima: Oknum Dosen PGSD Dilaporkan ke Mendiktisaintek dan Menteri PPPA Usai Dugaan Pelecehan Berujung Kematian Mahasiswa
©2026 | WordPress Theme by SuperbThemes
Go to mobile version