Skip to content

  • Home
  • Sulut
    • Pemprov
    • Manado
    • Minahasa
    • Minut
    • Minsel
  • Hukrim
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Olah raga
  • Parlemen
  • Politik
  • Bawaslu/KPU
  • Politik
  • Unima

INAKOR Dorong Klarifikasi dan Kehati-hatian Soal Kesiapan Lahan Koperasi Merah Putih

Ronal Ponamon, 21/01/2026

Jakarta —Ketua Harian DPP LSM INAKOR, Rolly Wenas, menyampaikan tanggapan atas pemberitaan terkait tantangan pembangunan Koperasi Merah Putih, khususnya soal kesiapan lahan, sebagaimana menjadi perhatian publik dan disampaikan oleh masyarakat di sejumlah daerah.

Menurut Rolly, di lapangan berkembang pandangan kritis dari masyarakat yang menilai bahwa persoalan lahan semestinya tidak menjadi kendala utama, sepanjang perencanaan dilakukan secara matang dan melibatkan musyawarah desa yang terbuka.

“Kami menerima masukan dari masyarakat yang mengingatkan agar penyediaan lahan koperasi tidak dilakukan secara tergesa-gesa, apalagi dengan memanfaatkan sarana publik yang selama ini digunakan untuk kepentingan bersama,” ujar Rolly.

INAKOR mencatat adanya kekhawatiran bahwa fasilitas umum desa, seperti lapangan olahraga atau ruang publik lainnya, berpotensi dialihfungsikan tanpa kajian sosial yang memadai. Menurut Rolly, hal ini perlu menjadi perhatian serius agar program pemberdayaan ekonomi tidak justru menimbulkan resistensi di tengah masyarakat.

“Lapangan desa, ruang olahraga, dan sarana publik lainnya memiliki fungsi sosial yang penting. Oleh karena itu, setiap rencana pemanfaatan lahan harus melalui persetujuan masyarakat dan tidak mengorbankan kepentingan sosial yang sudah berjalan,” tegasnya.

INAKOR menekankan bahwa keberhasilan Koperasi Merah Putih tidak hanya ditentukan oleh percepatan pembangunan fisik, tetapi juga oleh penerimaan sosial, transparansi pengambilan keputusan, dan kepastian bahwa koperasi benar-benar dikelola untuk kepentingan anggota dan warga desa.

Sebagai langkah konstruktif, INAKOR mendorong pemerintah pusat dan pemerintah desa untuk memberikan penjelasan terbuka kepada publik terkait kriteria lahan, mekanisme penetapan lokasi, serta jaminan bahwa sarana publik tidak akan digunakan tanpa kesepakatan bersama.

“Program nasional yang baik harus dilaksanakan dengan prinsip kehati-hatian, partisipasi, dan penghormatan terhadap ruang publik desa. Dengan demikian, Koperasi Merah Putih dapat tumbuh kuat tanpa menimbulkan persoalan baru di masyarakat,” tutup Rolly.

INAKOR menyatakan siap berperan aktif sebagai bagian dari masyarakat sipil untuk mengawal dan memberikan masukan konstruktif, agar tujuan besar pemberdayaan ekonomi rakyat melalui koperasi dapat terwujud secara berkelanjutan.

(Ronal/Rolly)

Related Posts:

  • IMG-20250218-WA0000
    Menjaga Bahasa Daerah di Era Digital: Peran…
  • jgkwl
    Jadi yang Pertama di Sulut, Pemerintahan JGKWL…
  • JG Koterasi Merah Putih
    Pemkab Minut Dukung Pengembangan Koperasi melalui…
  • Rolly
    Proyek Strategis Daerah, Lokasi Sama Dua Tahun…
  • ci una
    Bantah Pemberitaan Terkait Nasib 2 WNI di Philipina,…
  • IMG-20250809-WA0015
    Dibalik Dalih Kerusakan : Potret Buram Wanprestasi…
Post Views: 3
Berita Manado Nasional

Navigasi pos

Previous post

Berita Terkini

  • INAKOR Dorong Klarifikasi dan Kehati-hatian Soal Kesiapan Lahan Koperasi Merah Putih
  • Wabup Minahasa Buka Layanan Jemput Bola IKD di Desa Kayuuwi
  • Merajut Gagasan di Batam, Membawa Harapan ke Minahasa
  • Penangkapan Bupati Sadewo, INAKOR: Momentum Perkuat Asta Cita dan Pemerintahan Bersih
  • Dari Batam, Bupati Minahasa Perkuat Suara Daerah di Rakernas XVII APKASI 2026
©2026 | WordPress Theme by SuperbThemes
Go to mobile version