BOLAANG MONGONDOW TIMUR — Semangat kebersamaan dan kepedulian kembali ditunjukkan oleh Komisi Pelayanan Khusus (Kompelsus) Persekutuan Pria Kaum Bapak (KPKB) Wilayah Pusian melalui kunjungan kasih ke Jemaat Baitel Jiko Poyongan, Wilayah Molobog, yang berlangsung penuh sukacita dan rasa syukur.
Ibadah yang digelar dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan ini dipimpin oleh Pdt. Geral Polii selaku Pendeta Wilayah Pusian, bersama Pdt. Rumayar Pandelaki sebagai Pendeta Wilayah Molobog. Kehadiran rombongan KPKB Wilayah Pusian disambut dengan antusias oleh jemaat setempat, mencerminkan kuatnya ikatan persaudaraan dalam pelayanan.
Kegiatan ini bukan sekadar kunjungan biasa, melainkan wujud nyata solidaritas iman dan komitmen pelayanan KPKB Wilayah Pusian dalam melanjutkan program kerja yang akan segera berakhir pada 30 Maret 2026. Momentum ini menjadi penegasan bahwa pelayanan bukan hanya tentang program, tetapi tentang kasih yang terus hidup dan berdampak.
Kondisi Jemaat yang Mengharukan
Perlu diketahui, Jemaat Baitel Jiko Poyongan merupakan jemaat kecil dengan jumlah tidak lebih dari 20 kepala keluarga. Selain itu, medan pelayanan yang ekstrem menjadi tantangan tersendiri bagi para pelayan dan jemaat dalam menjalankan aktivitas ibadah maupun pembangunan gereja.
Berbagai kesulitan, terutama dalam proses pembangunan, kerap dihadapi akibat keterbatasan akses dan kondisi geografis. Namun di tengah segala keterbatasan tersebut, semangat iman dan kebersamaan jemaat tetap terjaga dengan kuat.
Galang Dana Fantastis, Bukti Nyata Kepedulian
Yang lebih membanggakan, dalam kunjungan tersebut KPKB Wilayah Pusian berhasil menggalang dana untuk pembangunan gereja Jemaat Baitel Jiko Poyongan. Total dana yang terkumpul mencapai angka luar biasa sebesar Rp18.400.010.000, menjadi bukti nyata dari semangat memberi dan kepedulian yang tinggi.
Kebersamaan 9 Jemaat, Walau Tak Semua Hadir
Ketua KPKB Wilayah Pusian, Bapak Yansen Rudolf Mokoginta yang akrab disapa Papa Ken, kepada media menyampaikan bahwa KPKB Wilayah Pusian terdiri dari 9 jemaat. Namun dalam kegiatan kunjungan ini, hanya 6 jemaat yang dapat hadir secara langsung.
Hal tersebut disebabkan karena tiga jemaat lainnya tengah memiliki kegiatan dan tanggung jawab yang tidak dapat ditinggalkan. Meski demikian, semangat kebersamaan tetap terjaga, karena topangan dari jemaat yang tidak hadir telah lebih dahulu dititipkan sebagai bentuk dukungan pelayanan.
“Walaupun tidak semua jemaat bisa hadir, tetapi kebersamaan tetap ada. Topangan dari saudara-saudara kita yang berhalangan hadir sudah disalurkan, dan itu adalah bagian dari kebersamaan kita dalam pelayanan,” ujar Papa Ken.
Ia juga menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh pengurus dan anggota KPKB Wilayah Pusian yang telah memberikan dukungan serta menjalankan tanggung jawab pelayanan dengan penuh kesungguhan.
“Kami sangat berterima kasih atas seluruh dukungan dan topangan dari semua pengurus dan anggota. Ini adalah wujud nyata bahwa kita bersama-sama menjalankan tanggung jawab sebagai pelayan Tuhan,” tambahnya.
Ucapan Terima Kasih dari Jemaat
Ketua Badan Pekerja Majelis Jemaat, Ibu Seni Kansil, bersama seluruh pelayan dan jemaat, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas kunjungan dan topangan yang diberikan.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas perhatian, kasih, dan bantuan yang telah diberikan oleh KPKB Wilayah Pusian. Ini menjadi kekuatan bagi kami untuk terus melangkah dalam pelayanan dan pembangunan jemaat,” ungkapnya dengan penuh haru.
Kunjungan ini tidak hanya menjadi momen ibadah, tetapi juga menjadi bukti bahwa kasih Kristus nyata melalui tindakan. Solidaritas yang ditunjukkan KPKB Wilayah Pusian menjadi inspirasi, bahwa di tengah keterbatasan sekalipun, kebersamaan mampu menghadirkan harapan dan perubahan nyata.






