Manado, E-Karyamedia.com – Pesisir Pantai Sindulang, yang merupakan salah satu wajah Kota Manado, menjadi pusat perhatian pada Jumat, 6 Maret 2026. Pagi hingga siang hari, Wali Kota Manado, Bapak Andrei Angouw, turun langsung memimpin kerja bakti massal. Aksi ini merupakan wujud partisipasi aktif Pemerintah Kota Manado dalam mendukung program strategis nasional, Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Rapi, dan Indah). Program yang digagas Presiden Republik Indonesia ini bertujuan menciptakan lingkungan yang bersih, tertata, aman, serta menumbuhkan kesadaran kolektif masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian alam.
Dalam kegiatan yang melibatkan seluruh jajaran aparatur sipil negara di lingkungan Pemkot Manado itu, tampak pemandangan yang cukup memprihatinkan. Sampah dalam jumlah besar berserakan di sepanjang garis pantai, dengan dominasi sampah plastik yang menumpuk di berbagai sudut. Kondisi ini menjadi perhatian serius dalam upaya mewujudkan Manado sebagai kota yang bersih dan nyaman.
Wali Kota Andrei Angouw menyampaikan keprihatinannya atas masih banyaknya sampah yang mencemari wilayah perairan. Ia mengingatkan bahwa aksi membuang sampah ke sungai, pantai, atau laut bukanlah persoalan sepele. Kebiasaan buruk tersebut memicu dampak berantai yang luas, mulai dari kerusakan ekosistem pesisir, pencemaran lingkungan yang sulit diatasi, hingga ancaman serius bagi kelangsungan hidup biota laut. Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa lingkungan yang tercemar secara langsung menghilangkan nilai estetika kawasan pesisir, membuatnya terlihat kumuh dan jauh dari kesan indah yang seharusnya menjadi kebanggaan.
Dampak negatif tersebut dinilai kontraproduktif dengan upaya pemkot yang tengah gencar memajukan sektor pariwisata. Keindahan alam, terutama kawasan pantai, merupakan modal utama dan daya tarik bagi wisatawan. Oleh karena itu, aksi gotong royong membersihkan lingkungan ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan fondasi penting untuk mendukung pariwisata sebagai program unggulan di Kota Manado. Harapannya, kesadaran masyarakat untuk tidak lagi membuang sampah sembarangan dapat terus tumbuh, sehingga kebersihan dan keindahan kota dapat terjaga untuk generasi mendatang. (Sbr :Pemkot Manado)






