Skip to content

  • Home
  • Sulut
    • Pemprov
    • Manado
    • Minahasa
    • Minut
    • Minsel
  • Hukrim
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Olah raga
  • Parlemen
  • Politik
  • Bawaslu/KPU
  • Politik
  • Unima

Mutasi Kasat Reskrim Bolmong Diprotes, Publik Khawatir Penanganan Kasus Terganggu

Ronal Ponamon, 18/03/202628/03/2026

Bolmong — Aktivis Bolaang Mongondow Raya (BMR), Muttu Mokoginta, mendesak agar Kasat Reskrim Polres Bolaang Mongondow yang baru segera menuntaskan berbagai kasus yang hingga kini belum terselesaikan.

Menurutnya, penyelesaian tunggakan perkara menjadi hal penting guna menjawab ekspektasi publik serta menghindari munculnya spekulasi negatif di tengah masyarakat.

“Kasus-kasus lama harus diselesaikan sesuai dengan harapan masyarakat. Jangan sampai menimbulkan penilaian negatif akibat penanganan yang terkesan mandek,” tegas Muttu.

Ia juga berharap, pergantian kepemimpinan di tubuh Satreskrim tidak menjadi alasan terhambatnya proses hukum. Justru sebaliknya, momentum ini harus dimanfaatkan untuk mempercepat penuntasan berbagai perkara yang sebelumnya belum rampung.

“Mutasi jabatan adalah hal biasa dalam institusi Polri, namun tanggung jawab penegakan hukum tidak boleh terputus,” tambahnya.

Diketahui, mutasi jabatan Kasat Reskrim Polres Bolaang Mongondow belakangan ini menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat. Hal ini tidak lepas dari kinerja pejabat sebelumnya yang dinilai cukup baik selama menjabat.

Selama masa kepemimpinan AKP MS Mentu, berbagai langkah positif berhasil ditunjukkan, baik dalam peningkatan pelayanan kepada masyarakat maupun dalam menciptakan rasa aman di wilayah hukum Polres Bolmong.

Tak hanya itu, dalam penanganan kasus hukum, kinerja Satreskrim juga mendapat sorotan positif. Sejumlah perkara berhasil ditangani dengan baik, mulai dari penindakan pertambangan emas ilegal, penyalahgunaan BBM, hingga kasus dugaan korupsi.

Di era kepemimpinannya pula, terbentuk tim khusus bernama “Resmob Raja Bogani”, yang menjadi salah satu terobosan penting dalam memperkuat penegakan hukum di wilayah tersebut.

Nama “Resmob Raja Bogani” sendiri diambil dari sejarah para panglima perang Bogani di Tanah Totabuan Bolaang Mongondow. Dalam cerita turun-temurun, para Bogani dikenal sebagai sosok tangguh yang menjaga wilayah dari berbagai ancaman dan gangguan kejahatan.

Dengan semangat tersebut, diharapkan tim ini mampu menjadi garda terdepan dalam menjaga keamanan serta menindak tegas berbagai bentuk pelanggaran hukum di wilayah Bolaang Mongondow.

 

Berita

Navigasi pos

Previous post
Next post

Berita Terkini

  • Kalah di Semua Tingkatan, BI Sulut Akhirnya Buka Data Program Sosial
  • Pasca Penahanan Mantan Kadis ESDM Sulut, Aktivis BMR Desak Audit Investigatif Menyeluruh terhadap PT Bulawan Daya Lestari
  • Warga Desa Toruakat Tutup Akses Jalan ke Kanaan, Tuntut Penyelesaian Tapal Batas yang Tak Kunjung Tuntas
  • Kesabaran Warga Toruakat Habis, Jalan Ke Kanaan Di Tutup Total: Janji Penyelesaian Yang Tak Kunjung Terwujud Picu Kemarahan Warga
  • Wina Siap Jadikan Tempok Selatan Desa Percontohan Pembangunan di Segala Bidang
©2026 | WordPress Theme by SuperbThemes