TOMOHON – Dosen Program Studi (Prodi) Pendidikan Khusus, Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi (FIPP) Universitas Negeri Manado (Unima), Dr. Aldjon Nixon Dapa, S.Pd., M.Pd., menggelar kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di SLB Paulus Tomohon, Kamis (9/10/2025).
Kegiatan PKM bertema “Pembelajaran Bahasa Inggris bagi Guru SLB” ini diikuti oleh para Kepala Sekolah dan guru-guru SLB se-Minahasa.
Hadir pula Kepala Cabang Dinas Minahasa–Tomohon Fredy Kumeang, S.Pd., serta Pengawas Bina SLB Fredy Lomboan, bersama guru-guru dari lima SLB di wilayah Kabupaten Minahasa-Tomohon.

Kepala Sekolah SLB Paulus Tomohon, Henny Kiriweno, M.Pd., menyampaikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan PKM ini dan berharap kegiatan serupa dapat dilakukan secara berkelanjutan demi kemajuan Pendidikan Khusus.
Dekan FIPP Unima sekaligus Ketua Tim PKM, Dr. Aldjon Nixon Dapa, dalam wawancara dengan Karyamedia.com menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kontribusi Unima, khususnya FIPP, dalam menghadirkan dampak langsung bagi guru-guru SLB di daerah.
“Unima, khususnya FIPP, berkomitmen menjadi kampus yang berdampak bagi guru-guru SLB. Melalui PKM ini, kami ingin memastikan bahwa para pendidik di SLB mendapatkan peningkatan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan pembelajaran siswa berkebutuhan khusus,” ujar Dr. Dapa, Jumat (10/10/2025).

Disamping itu, Dr Aldjon menambahkan bahwa para guru merasa sangat terinspirasi setelah mengikuti pelatihan ini, terutama dalam mengajarkan Bahasa Inggris kepada murid.
“Di balik keterbatasan yang dimiliki sebagian Murid Berkebutuhan Khusus, masih ada banyak peluang untuk mengajarkan Bahasa Inggris kepada siswa yang tidak mengalami hambatan intelektual. Penguasaan Bahasa Inggris dapat menumbuhkan rasa percaya diri dan membuka peluang masa depan yang lebih baik bagi mereka,” tutur Dekan FIPP Unima ini.

Program PKM ini sekaligus menjadi bagian dari dukungan terhadap visi dan misi Rektor Unima, Dr. Joseph P. Kambey, SE., Ak., MBA, untuk menjadikan Unima sebagai perguruan tinggi yang unggul, mandiri, kompetitif, dan entrepreneurial.
Melalui kegiatan seperti ini, Unima terus menghadirkan inovasi dan kontribusi nyata bagi dunia pendidikan, khususnya Pendidikan Khusus di Sulawesi Utara.
(Abner)






