Skip to content

  • Home
  • Sulut
    • Pemprov
    • Manado
    • Minahasa
    • Minut
    • Minsel
  • Hukrim
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Olah raga
  • Parlemen
  • Politik
  • Bawaslu/KPU
  • Politik
  • Unima

Excavator PETI Ditindak, Polres Bolaang Mongondow Kembalikan Sungai Totabuan ke Kawasan Hijau

Ronal Ponamon, 23/01/202623/01/2026

Bolaang Mongondow – Kepolisian Resor (Polres) Bolaang Mongondow resmi melaksanakan tahap dua, yakni penyerahan tersangka dan barang bukti kepada pihak Kejaksaan dalam perkara dugaan tindak pidana pertambangan tanpa izin (PETI) yang terjadi di Desa Totabuan.

Kasus ini berawal dari pengungkapan aktivitas pertambangan ilegal pada 3 Juli 2025, di mana aparat menemukan kegiatan PETI yang menggunakan alat berat excavator Kobelco SK 200 di aliran sungai wilayah Desa Totabuan.

Dalam operasi tersebut, polisi mengamankan tersangka berinisial HP, yang diketahui tidak memiliki Izin Usaha Pertambangan (IUP).

Dari hasil penyidikan, tersangka diduga melakukan penambangan material aluvial dengan memanfaatkan peralatan screening untuk memisahkan material tanah dan pasir.

Selanjutnya, material hasil penyaringan tersebut diproses melalui pembakaran sebagai bagian dari upaya pemurnian emas.

Selain alat berat, polisi juga menyita material tambang serta sarana dan prasarana pemurnian emas sebagai barang bukti.

Kapolres Bolaang Mongondow AKBP LIDO RATRI ANTORO, S.H., S.I.K., M.M., menegaskan bahwa penindakan ini merupakan komitmen kuat kepolisian dalam menegakkan hukum serta melindungi lingkungan dari kerusakan akibat aktivitas pertambangan ilegal.

“Penegakan hukum ini tidak hanya bertujuan memberikan efek jera, tetapi juga memastikan kelestarian lingkungan dan keselamatan masyarakat. Tidak ada ruang bagi aktivitas pertambangan tanpa izin di wilayah hukum kami,” tegas Kapolres.

Senada dengan itu, Kasat Reserse Kriminal Polres Bolaang Mongondow, AKP Stefanus Mentu S.I.P, menjelaskan bahwa setelah dilakukan penertiban, lokasi sungai di wilayah Totabuan kini telah bersih dari aktivitas PETI.

“Pasca penindakan, tidak ditemukan lagi kegiatan pertambangan ilegal di lokasi tersebut. Area sungai mulai kembali hijau, ekosistem perlahan pulih, dan fungsi lingkungan menjadi lebih sehat serta produktif,” ungkapnya.

Keberhasilan pengungkapan dan penanganan perkara ini menjadi bukti keseriusan Polres Bolaang Mongondow dalam memberantas PETI.

Kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk tidak terlibat dalam aktivitas pertambangan ilegal serta berperan aktif melaporkan setiap dugaan pelanggaran hukum demi menjaga kelestarian lingkungan dan masa depan generasi mendatang.

 

(Elin Paputungan)

 

 

 

Related Posts:

  • PT Marga
    Diduga Kuat Melanggar Hukum, PT Marga Nekat Lakukan…
  • Terkait Dugaan Kasus Penggelapan Oleh Ferry Tan : Clift Pitoy Soroti Kinerja Penanganan Hukum Jajaran Polda Sulut
    Terkait Dugaan Kasus Penggelapan Oleh Ferry Tan :…
  • totabuan
    Diduga Kebal Hukum, PT Marga Terus Lakukan Galian C…
  • Screenshot_20260123_000958_WhatsApp
    Diduga Mafia PETI "Honggo" Dalang Tiga WNA Cina…
  • Gandeng Akademisi Hukum di Unima, Asisten Pidana Militer Gelar Koordinasi Nonteknis di Minahasa
    Gandeng Akademisi Hukum di Unima, Asisten Pidana…
  • IMG-20240305-WA0011_copy_400x300
    Tahap 1, Penyidik Gakkumdu Serahkan Berkas Tindak…
Post Views: 29
Berita Bolmong Raya Hukrim Nasional TNI/Polri

Navigasi pos

Previous post

Berita Terkini

  • Excavator PETI Ditindak, Polres Bolaang Mongondow Kembalikan Sungai Totabuan ke Kawasan Hijau
  • Diduga Mafia PETI “Honggo” Dalang Tiga WNA Cina Tanpa Dokumen Bebas Beraktivitas di Lokasi Tambang Ilegal Buyandi
  • Wabup Vanda Sarundajang Resmikan Kantor BNI KCP Langowan
  • INAKOR Dorong Klarifikasi dan Kehati-hatian Soal Kesiapan Lahan Koperasi Merah Putih
  • Wabup Minahasa Buka Layanan Jemput Bola IKD di Desa Kayuuwi
©2026 | WordPress Theme by SuperbThemes
Go to mobile version