MINAHASA — Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa, Dr. Lynda D. Watania, MM, M.Si, membuka sekaligus memberikan materi pada kegiatan Forum Group Diskusi (FGD) II Peta Jalan Pembangunan Kependudukan (PJPK) yang diselenggarakan oleh Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P2KB) Kabupaten Minahasa, Rabu (4/2/2025).
Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Dinas P2KB Kabupaten Minahasa ini merupakan bagian dari tahapan penyempurnaan dokumen Peta Jalan Pembangunan Kependudukan (PJPK) yang telah disusun oleh Pemerintah Kabupaten Minahasa sebagai green design atau desain induk pembangunan kependudukan daerah.
Dalam arahannya, Sekda Minahasa menegaskan bahwa dokumen PJPK tersebut masih memerlukan pembahasan mendalam sebelum ditetapkan melalui Peraturan Bupati (Perbup). Oleh karena itu, forum diskusi menjadi ruang strategis untuk menghimpun berbagai masukan dari pemangku kepentingan lintas sektor.
“Peta jalan pembangunan kependudukan ini sudah disusun, namun sebelum ditetapkan melalui Perbup, masih perlu kita FGD-kan. Ini penting agar berbagai masukan dari stakeholder dapat terakomodasi secara komprehensif,” ujar Sekda.
Ia menekankan bahwa keterlibatan seluruh stakeholder sangat diperlukan agar PJPK benar-benar selaras dengan kebutuhan, kondisi, dan tantangan pembangunan kependudukan di Kabupaten Minahasa. Dokumen tersebut diharapkan menjadi acuan strategis dalam perencanaan pembangunan yang terintegrasi dan berkelanjutan.
Lebih lanjut, Sekda menyampaikan target penyelesaian dokumen PJPK sebelum 10 Februari 2026, sehingga dapat segera ditetapkan dan diimplementasikan sebagai pedoman pembangunan kependudukan daerah.
FGD I dan II ini bertujuan untuk memperkuat sinergi lintas sektor dalam mewujudkan perencanaan pembangunan kependudukan yang berbasis data, berkelanjutan, dan terintegrasi.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas P2KB Kabupaten Minahasa Dra. Meitha Aguw, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Meidy Rengkuan, SH, Kepala Bapelitbangda Edwin Muntu, Kepala Dinas Tenaga Kerja, serta Kepala Dinas P3A Josefien Kaurow, bersama jajaran terkait lainnya.
(Budi)