Bolmong—Ibadah Minggu di Jemaat GMIBM Ebenhezer Toruakat berlangsung penuh hikmat dan kebersamaan. Ibadah tersebut turut dihadiri oleh Kasubsektor Dumoga, AIPTU Chandra Pelealu, serta Camat Dumoga, Roly Awuii, S.E., M.M.
Dalam sambutannya, Kasubsektor Dumoga memberikan sejumlah arahan penting terkait situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Desa Toruakat dan wilayah Dumoga secara umum.
Beberapa hal yang menjadi sorotan utama antara lain:
Kenakalan remaja, yang dinilai mulai menunjukkan gejala yang mengkhawatirkan. Ia mengajak para orang tua, tokoh agama, dan seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama melakukan pengawasan dan pembinaan agar generasi muda tidak terjerumus dalam pergaulan bebas, miras, maupun tindakan yang melanggar hukum.
Penggunaan kendaraan roda dua dengan knalpot bising (brong) yang kerap memicu gangguan ketertiban bahkan kericuhan antar desa.
Ia menegaskan bahwa penggunaan knalpot tidak standar sangat meresahkan masyarakat dan dapat memancing konflik yang tidak perlu. Aparat akan melakukan penertiban sesuai aturan yang berlaku.
Kasubsektor juga menekankan pentingnya menjaga persatuan dan komunikasi antarwarga agar tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memecah belah kerukunan desa.
Sementara itu, Camat Dumoga Roly Awuii SE, MM ,dalam kesempatan kepada awak media menyampaikan dukungan terhadap upaya aparat keamanan dalam menjaga stabilitas wilayah.
Ia mengajak seluruh masyarakat untuk tetap bersinergi dengan pemerintah dan aparat demi menciptakan Desa Toruakat yang aman, damai, dan kondusif.
Ibadah bersama ini menjadi momentum mempererat hubungan antara aparat, pemerintah, dan jemaat, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam menjaga keamanan serta ketertiban di wilayah Dumoga.
(Elin)





