Skip to content

  • Home
  • Sulut
    • Pemprov
    • Manado
    • Minahasa
    • Minut
    • Minsel
  • Hukrim
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Olah raga
  • Parlemen
  • Politik
  • Bawaslu/KPU
  • Politik
  • Unima

BAIS Satgas Deli Bongkar Jaringan PETI di Sulut, Cukong, Pekerja Asing Ilegal dan Jalur Emas Jadi Target Operasi

Ronal Ponamon, 12/07/202612/07/2026

Bolmong – Operasi penertiban Pertambangan Tanpa Izin (PETI) yang digelar Tim BAIS Satgas Deli di Sulawesi Utara tidak hanya menyasar aktivitas penambangan ilegal di lapangan. Operasi ini disebut mengarah pada upaya membongkar jaringan yang selama ini diduga menjadi otak, pelindung, sekaligus penikmat keuntungan dari bisnis emas ilegal.

Sejumlah wilayah pertambangan yang selama ini menjadi sorotan, termasuk kawasan Bolaang Mongondow Raya (BMR), masuk dalam radar operasi. Tim melakukan penelusuran terhadap berbagai pihak yang diduga terlibat dalam rantai bisnis PETI, mulai dari pekerja asing ilegal, pemodal, perusahaan tanpa izin, hingga jaringan distribusi hasil tambang emas.

Ketua Tim Satgas Deli, Kolonel Rizal Syam, menegaskan bahwa masyarakat yang melakukan penambangan tradisional untuk kebutuhan hidup sehari-hari bukan menjadi sasaran utama. Menurutnya, operasi lebih difokuskan pada aktor-aktor yang diduga memperoleh keuntungan besar dari aktivitas pertambangan ilegal.

“Fokus kami adalah pihak-pihak yang menjalankan usaha pertambangan tanpa izin, pekerja asing ilegal, jaringan pengiriman emas, serta siapa saja yang terbukti melindungi atau membekingi aktivitas tersebut,” tegas Rizal.

Pernyataan itu menjadi sinyal bahwa penindakan tidak berhenti pada pekerja lapangan semata. Aparat disebut sedang menelusuri rantai bisnis yang memungkinkan aktivitas PETI terus berlangsung meski berulang kali menjadi perhatian publik dan aparat penegak hukum.

Praktik pertambangan ilegal selama ini dinilai bukan hanya merusak lingkungan dan mengancam keselamatan masyarakat, tetapi juga menyebabkan kebocoran penerimaan negara dalam jumlah besar. Aktivitas tersebut diduga melibatkan jaringan yang terorganisir, termasuk oknum-oknum yang berperan sebagai penyandang dana, penyedia alat berat, pengumpul hasil tambang hingga jaringan pemasaran emas.

Dalam operasi yang sedang berjalan, tim telah mengamankan sejumlah pelaku dan barang bukti untuk proses hukum lebih lanjut. Pendalaman terhadap dugaan keterlibatan pihak lain juga terus dilakukan.

“Kami bekerja secara profesional dan tidak pandang bulu. Siapa pun yang terbukti terlibat akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” kata Rizal.

Langkah BAIS Satgas Deli ini mendapat perhatian luas karena dianggap sebagai upaya membongkar akar persoalan PETI yang selama ini sulit diberantas. Publik kini menunggu apakah operasi tersebut mampu menyentuh para aktor besar yang selama ini diduga berada di balik maraknya pertambangan ilegal di Sulawesi Utara.

Jika penegakan hukum dilakukan secara menyeluruh, bukan tidak mungkin jaringan pengendali, pemodal, hingga jalur distribusi emas ilegal yang selama ini beroperasi secara tertutup akan mulai terungkap satu per satu. Di titik inilah komitmen negara dalam memberantas PETI akan benar-benar diuji.

Berita Bolmong Raya Nasional

Navigasi pos

Previous post

Berita Terkini

  • BAIS Satgas Deli Bongkar Jaringan PETI di Sulut, Cukong, Pekerja Asing Ilegal dan Jalur Emas Jadi Target Operasi
  • Laporan Dugaan Pengancaman Mandek Berbulan-bulan, Jadi Ujian Awal Kapolres Bolmong yang Baru
  • Obat Kuat Perkasa Pria Tangerang H.Abdulazis Atasi Impoten Resmi
  • H. Abdul Azis Buka Layanan Terapi Vitalitas dan Kebugaran Pria di Makassar
  • INAKOR DESAK KPK DALAMI INFORMASI KEPEMILIKAN KENDARAAN MEWAH PEJABAT DAN EVALUASI PENGGUNAAN ANGGARAN PROYEK JALAN DI BPJN SULAWESI UTARA
©2026 | WordPress Theme by SuperbThemes