MANADO, 27 JULI 2026 – Dewan Pimpinan Nasional Lembaga Swadaya Masyarakat Independen Nasionalis Anti Korupsi (DPN LSM INAKOR) menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Tim Penyidik Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara (Kejati Sulut) atas langkah tegas dan terukur dalam mengusut dugaan tindak pidana korupsi yang berkaitan dengan aktivitas pertambangan emas PT Hakian Wellem Rumansi (HWR) di Ratatotok.
Penggeledahan serentak yang dilakukan di sejumlah lokasi, termasuk rumah pengusaha sekaligus Ketua Kadin Manado, Jemmy Asiku, serta penyitaan uang tunai sekitar Rp18 miliar, butiran emas murni, dan berbagai dokumen penting, dinilai sebagai bukti nyata bahwa proses penyidikan berjalan secara serius, profesional, dan berorientasi pada pembuktian hukum.
Ketua Harian DPN LSM INAKOR, Rolly Wenas, menegaskan bahwa langkah Kejati Sulut tersebut merupakan bentuk keberanian aparat penegak hukum dalam menindak perkara yang menjadi perhatian luas masyarakat.
“Kami memberikan apresiasi penuh kepada Kepala Kejati Sulawesi Utara beserta seluruh jajaran Tim Penyidik Pidana Khusus yang telah bekerja secara profesional, independen, dan tanpa pandang bulu. Penggeledahan serta penyitaan barang bukti bernilai besar ini menunjukkan bahwa penyidikan tidak berhenti pada dugaan semata, tetapi terus bergerak menuju pembuktian yang komprehensif sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” ujar Rolly Wenas.
Menurutnya, dugaan kerugian negara yang diperkirakan mencapai Rp45 miliar, disertai dugaan aktivitas pertambangan tanpa izin dan dampak kerusakan lingkungan yang luas, menjadikan perkara ini sebagai salah satu kasus yang patut memperoleh perhatian serius. Oleh karena itu, pengamanan aset oleh penyidik merupakan langkah strategis untuk mendukung upaya asset recovery sebagai bagian dari pemulihan kerugian keuangan negara.
DPN LSM INAKOR juga berharap proses penyidikan terus dikembangkan secara menyeluruh terhadap seluruh pihak yang diduga mengetahui, menikmati, atau memiliki keterkaitan dengan perkara tersebut, berdasarkan alat bukti yang sah dan prinsip equality before the law.
Rolly Wenas menambahkan, penyidik diharapkan segera menjadwalkan pemeriksaan terhadap Jemmy Asiku guna mendalami berbagai temuan hasil penggeledahan, mengklarifikasi fakta-fakta yang berkembang, serta memberikan kepastian hukum yang objektif, transparan, dan berkeadilan.
“Masyarakat menaruh harapan besar kepada Kejati Sulut agar proses hukum ini dikawal hingga tuntas. Tidak boleh ada ruang bagi praktik impunitas. Siapa pun yang terbukti terlibat harus mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai hukum yang berlaku. Sebaliknya, pihak yang tidak terbukti juga harus memperoleh kepastian hukum,” tegasnya.»
Sebagai organisasi masyarakat sipil yang berkomitmen dalam pengawasan pemberantasan korupsi, DPN LSM INAKOR menegaskan akan terus mengawal perkembangan perkara ini sebagai bentuk partisipasi publik dalam mendukung penegakan hukum yang bersih, transparan, dan akuntabel.
DPN LSM INAKOR meyakini bahwa penanganan perkara PT HWR akan menjadi tolok ukur keseriusan aparat penegak hukum dalam memberantas korupsi di sektor pertambangan serta memperkuat tata kelola sumber daya alam yang berkeadilan demi kepentingan bangsa dan negara.
(Ronal/Rolly)
