Skip to content

  • Home
  • Sulut
    • Pemprov
    • Manado
    • Minahasa
    • Minut
    • Minsel
  • Hukrim
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Olah raga
  • Parlemen
  • Politik
  • Bawaslu/KPU
  • Politik
  • Unima

Ir. Jenly Manongko, M.Sc., M.Pd. Latih Langkah Cerdas Desa Ranomerut Mengolah Enceng Gondok Jadi Biogas dengan Teknologi Pencacah

Abner Bawinto, 11/11/202514/11/2025

MINAHASA  – Upaya mewujudkan kemandirian energi dan pelestarian lingkungan terus digalakkan Universitas Negeri Manado (UNIMA) melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM). Salah satu inisiatif terbaru dilakukan di Desa Ranomerut, Kecamatan Eris, Kabupaten Minahasa, dengan menggelar pelatihan pembuatan mesin pencacah enceng gondok dan biodigester biogas, Selasa (11/11/2025)

Kegiatan ini dipimpin oleh Ir. Jenly Manongko, M.Sc., M.Pd., dosen Fakultas Teknik UNIMA yang juga pakar dalam bidang teknologi tepat guna dan energi terbarukan. Melalui kegiatan ini, masyarakat desa diberdayakan untuk mengolah enceng gondok, yang selama ini dianggap sebagai gulma perairan, menjadi sumber energi alternatif ramah lingkungan berupa biogas.

“Masalah enceng gondok yang selama ini menyumbat perairan dan menimbulkan kerusakan ekosistem harus disikapi dengan solusi inovatif dan tepat sasaran. Melalui pelatihan ini, kami ingin membekali masyarakat agar mampu mengubah limbah tersebut menjadi sumber energi yang bermanfaat dan bernilai ekonomi,” ujar Ir. Jenly Manongko.

Dalam pelatihan yang berlangsung selama beberapa hari, warga mendapat pembekalan teori dan praktik, mulai dari karakteristik enceng gondok, proses produksi biogas, hingga perakitan dan perawatan mesin pencacah. Mesin tersebut berfungsi untuk merajang enceng gondok menjadi potongan kecil agar mudah diproses dalam reaktor biogas, menghasilkan gas metana yang bisa digunakan sebagai bahan bakar rumah tangga.

Pelatihan ini mendapat dukungan penuh Pemerintah Desa Ranomerut, yang melihat kegiatan ini sejalan dengan visi pembangunan desa berkelanjutan. Kepala Desa Ranomerut menyampaikan apresiasinya kepada tim dosen UNIMA yang telah memberikan ilmu dan pendampingan teknologi kepada masyarakat.

“Kami sangat berterima kasih atas pelatihan ini. Teknologi pencacah enceng gondok sangat bermanfaat bagi warga kami karena bisa mengurangi sampah, menjaga kebersihan perairan, dan menghasilkan energi bersih untuk kebutuhan sehari-hari,” ungkap Kepala Desa.

 

Dari sisi sosial dan ekonomi, penerapan teknologi biogas ini membantu mengurangi ketergantungan warga terhadap bahan bakar fosil, sekaligus membuka peluang usaha baru berbasis energi terbarukan. Selain itu, pengolahan limbah enceng gondok turut memperbaiki kualitas ekosistem perairan dan mendukung keberlanjutan sektor pertanian dan perikanan lokal.

Peserta pelatihan, yang terdiri dari pemuda dan ibu rumah tangga, tampak antusias mengikuti seluruh kegiatan. Mereka menilai pelatihan ini membuka wawasan baru mengenai pemanfaatan teknologi tepat guna yang bisa diterapkan sesuai dengan potensi desa.

“Sekarang kami tahu cara memanfaatkan enceng gondok menjadi biogas. Dulu dianggap masalah, sekarang bisa jadi sumber energi untuk memasak,” ujar salah satu peserta pelatihan.

Menutup kegiatan, tim UNIMA juga menggelar diskusi evaluatif untuk mengidentifikasi kebutuhan lanjutan masyarakat dalam pengembangan usaha biogas. Menurut Ir. Jenly Manongko, UNIMA berkomitmen untuk melanjutkan pendampingan dan advokasi teknologi agar hasil pelatihan ini berkelanjutan.

“Kami ingin memastikan masyarakat dapat mengembangkan teknologi ini secara mandiri, bahkan menjadikannya peluang ekonomi baru yang berdampak nyata bagi kesejahteraan desa,” tambahnya.

Inovasi yang dilakukan masyarakat Desa Ranomerut bersama tim dosen UNIMA ini menjadi contoh nyata sinergi antara pendidikan tinggi dan masyarakat dalam memanfaatkan potensi lokal untuk menjawab persoalan lingkungan dan energi.

Melalui kegiatan PKM seperti ini, Universitas Negeri Manado terus menunjukkan perannya sebagai catalyst perubahan menuju pembangunan berkelanjutan di Sulawesi Utara.(Abner) 

Related Posts:

  • IMG-20250218-WA0000
    Menjaga Bahasa Daerah di Era Digital: Peran…
  • Energi2
    Warga Desa Ranomerut Ciptakan Energi Alternatif…
  • Rompas 3
    Guru Besar FT Unima Prof. Parabelem Rompas dan Dosen…
  • Teknik Unima
    Dosen Jurusan Teknik Mesin FT UNIMA Gelar PKM, Dr…
  • IMG-20240822-WA0095
    Gelar CSR, Jurusan Pendidikan Teknik Elektro FT…
  • Delegasi 3
    Perkuat Kolaborasi Pendidikan Vokasi dan Teknologi,…
Post Views: 1,037
Berita Unima Desa RanomerutFatek UnimaIr. Jenly Manongko M.Sc. M.Pd.Mesin pencacah enceng gondokPelatihanPKM

Navigasi pos

Previous post
Next post

Berita Terkini

  • “Kunjungan Penuh Makna: KPKB Pusian Bawa Berkat Besar ke Jemaat Terpencil”
  • Nama Bos Tambang Ilegal Terseret Kasus Penganiayaan, DPR: Jangan Lindungi Pelaku!
  • Lulusan 602 Wisudaan, Rektor Joseph Kambey: UNIMA Didukung Pemerintah Pusat lewat Kemdiktisaintek dan Kemenkes Bangun Rumah Sakit Pendidikan
  • Manfaatkan PAD, Pemdes Konarom Induk Pasang Lampu Jalan di Kawasan Pasar Kuliner
  • Sorotan INAKOR Sulut: Lemahnya Pengawasan ODOL, INAKOR Minta Evaluasi Kementerian PUPR dan Libatkan APH
©2026 | WordPress Theme by SuperbThemes
Go to mobile version