BATAM – Di Ballroom Hotel Aston Batam, Selasa (20/1/2026), suasana hari terakhir Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVII Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) terasa lebih reflektif. Para kepala daerah dari berbagai penjuru Tanah Air berkumpul, menyatukan gagasan dan pengalaman, membicarakan masa depan pembangunan kabupaten di Indonesia.
Di antara mereka, tampak Bupati Minahasa Robby Dondokambey, S.Si, MAP. Kehadirannya bukan sekadar memenuhi agenda organisasi, tetapi juga membawa tanggung jawab sebagai Koordinator Wilayah Sulawesi APKASI. Ia hadir didampingi Ketua TP-PKK Kabupaten Minahasa Ny. Martina W. Dondokambey Lengkong, SE, serta Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Dr. Lynda D. Watania, MM, M.Si, bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Minahasa.
Rakernas hari terakhir ini diawali dengan paparan Kepala Badan Kepegawaian Negara Republik Indonesia, Prof. Dr. H. Zudan Arif Fakhrulloh, SH, MH. Dalam pemaparannya, Prof. Zudan menekankan pentingnya penguatan sistem manajemen aparatur sipil negara di tingkat kabupaten. Harmonisasi kebijakan kepegawaian, penataan formasi, hingga digitalisasi layanan kepegawaian menjadi kunci peningkatan kualitas pelayanan publik yang berkelanjutan.
Diskusi kemudian berlanjut dengan paparan Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal RI, H. Yandri Susanto, SPt, MPd. Ia mengajak seluruh pemerintah kabupaten untuk memperkuat peran strategisnya dalam mengoptimalkan dana desa, menekan angka kemiskinan ekstrem, serta mempercepat pembangunan kawasan perdesaan dan daerah tertinggal. Pesan itu menggema kuat, mengingat desa masih menjadi denyut utama kehidupan masyarakat di banyak wilayah Indonesia.
Puncak Rakernas ditandai dengan arahan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, M. Tito Karnavian. Dalam arahannya, Mendagri menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan nasional tidak dapat dilepaskan dari sinergi yang solid antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Tata kelola pemerintahan yang efektif, menurutnya, harus berpijak pada kebutuhan riil masyarakat di daerah.
Bagi Bupati Minahasa Robby Dondokambey, Rakernas APKASI bukan sekadar forum seremonial. Ia memandang pertemuan ini sebagai ruang strategis untuk berbagi gagasan, bertukar solusi, dan menyelaraskan langkah antara daerah dan pusat.
“Rakernas ini menjadi wadah penting bagi kami untuk belajar satu sama lain. Kebijakan pusat perlu diterjemahkan sesuai kebutuhan masyarakat di daerah. Minahasa siap mendukung program nasional dan mengimplementasikannya secara konkret,” ujarnya.
Rakernas XVII APKASI 2026 turut dihadiri Ketua Umum Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) Rudi Mas’ud, jajaran pengurus pusat APKASI, perwakilan kementerian dan lembaga, serta para bupati dan sekretaris daerah dari berbagai kabupaten di Indonesia.
Menjelang penutupan kegiatan, kehadiran para kepala OPD dan kepala bagian Pemerintah Kabupaten Minahasa yang mendampingi Bupati menjadi penegasan komitmen daerah. Rakernas ini bukan hanya tentang diskusi di ruang pertemuan, tetapi tentang membawa pulang gagasan, kebijakan, dan semangat kolaborasi untuk diwujudkan dalam kerja nyata bagi masyarakat Minahasa.
(Budi)