Skip to content

  • Home
  • Sulut
    • Pemprov
    • Manado
    • Minahasa
    • Minut
    • Minsel
  • Hukrim
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Olah raga
  • Parlemen
  • Politik
  • Bawaslu/KPU
  • Politik
  • Unima

Warga Desa Toruakat Tutup Akses Jalan ke Kanaan, Tuntut Penyelesaian Tapal Batas yang Tak Kunjung Tuntas

Ronal Ponamon, 11/06/202611/06/2026

BOLAANG MONGONDOW – Ratusan warga Desa Toruakat, Kecamatan Dumoga, Kabupaten Bolaang Mongondow, melakukan aksi penutupan akses jalan menuju Kanaan sebagai bentuk protes atas persoalan tapal batas yang hingga kini dinilai belum mendapat penyelesaian dari pihak terkait.

Aksi yang berlangsung pada Kamis (11/6/2026) tersebut dipicu oleh kekecewaan masyarakat terhadap lambannya penanganan sengketa batas wilayah yang telah berlangsung dalam waktu yang cukup lama. Warga menilai berbagai aspirasi dan tuntutan yang disampaikan selama ini belum mendapatkan kepastian maupun langkah konkret dari pemerintah.

Situasi sempat memanas saat berlangsung dialog antara masyarakat dengan perwakilan Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow. Dalam pertemuan tersebut, Bupati Bolaang Mongondow diwakili oleh Sekretaris Daerah, Abdullah Mokoginta, yang hadir untuk mendengarkan langsung aspirasi warga, meredam ketegangan, sekaligus mencari jalan keluar atas persoalan yang menjadi tuntutan masyarakat.

Dalam dialog tersebut, Sekda menyampaikan sejumlah masukan dan mengajak masyarakat untuk mencari solusi bersama melalui pendekatan musyawarah. Namun suasana pertemuan berlangsung cukup alot. Sejumlah warga secara terbuka menyampaikan kekecewaan mereka terhadap lambannya penyelesaian masalah tapal batas dan mendesak pemerintah agar segera mengambil langkah nyata serta memberikan kepastian hukum atas wilayah yang dipersoalkan.

“Persoalan ini sudah berlangsung lama. Masyarakat hanya meminta kejelasan dan kepastian atas hak-hak mereka,” ungkap salah satu tokoh masyarakat dalam pertemuan tersebut.

Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, aparat keamanan melakukan pengamanan ketat di lokasi. Polres Bolaang Mongondow menurunkan ratusan personel yang terdiri dari anggota Polres Bolmong, jajaran Polsek se-Dumoga Raya, serta personel Brimob dari Batalyon Inuai.

Hingga malam hari, dialog antara pemerintah dan masyarakat masih terus berlangsung. Meski berbagai upaya pendekatan telah dilakukan, warga Desa Toruakat tetap mempertahankan blokade jalan yang dipasang sebagai bentuk tekanan agar tuntutan mereka segera mendapat perhatian serius dari pemerintah.

Masyarakat berharap pertemuan tersebut tidak hanya berakhir pada janji dan pembahasan semata, tetapi menghasilkan langkah konkret yang mampu menyelesaikan sengketa tapal batas secara adil, transparan, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Sementara itu, aparat keamanan terus melakukan pengamanan dan mengimbau seluruh pihak untuk menjaga situasi tetap kondusif serta mengedepankan dialog dalam mencari jalan keluar atas persoalan yang telah lama menjadi perhatian masyarakat Desa Toruakat.

Berita Bolmong Raya Nasional

Navigasi pos

Previous post

Berita Terkini

  • Warga Desa Toruakat Tutup Akses Jalan ke Kanaan, Tuntut Penyelesaian Tapal Batas yang Tak Kunjung Tuntas
  • Kesabaran Warga Toruakat Habis, Jalan Ke Kanaan Di Tutup Total: Janji Penyelesaian Yang Tak Kunjung Terwujud Picu Kemarahan Warga
  • Wina Siap Jadikan Tempok Selatan Desa Percontohan Pembangunan di Segala Bidang
  • Kapolda Sulut Tinjau Lokasi Bencana dan Salurkan Bantuan untuk Ratusan KK di Bolaang Mongondow
  • Sederhana Tapi Bermakna, SD GMIM Koreng Gelar Acara Penamatan
©2026 | WordPress Theme by SuperbThemes